Membersihkan panggangan terkadang terasa sangat menyebalkan. Hal ini disebabkan karena kerak yang menempel begitu tebal, dan setelah dibersihkan pun terkadang masih ada kerak yang tersisa. Bila tidak berhati hati maka panggangan yang terbuat dari teflon dapat rusak, sehingga menjadi lengket di saat kita menggunakannya di kemudian hari.
Setelah memanggang makanan dengan panggangan yang terbuat dari besi dan teflon, kotoran bekas memanggang itu jangan dicongkel dengan benda tajam agar teflon nya tidak rusak. Sebaiknya lakukan tips berikut:
- Rendam panggangan dalam campuran air hangat, Sedikit cuka/jeruk nipis dan sabun.
- Biarkan selama 30 menit.
- Gosok perlahan dan bilas sampai bersih.
Setelah memanggang makanan dengan panggangan yang terbuat dari besi dan teflon, kotoran bekas memanggang itu jangan dicongkel dengan benda tajam agar teflon nya tidak rusak. Sebaiknya lakukan tips berikut:
- Rendam panggangan dalam campuran air hangat, Sedikit cuka/jeruk nipis dan sabun.
- Biarkan selama 30 menit.
- Gosok perlahan dan bilas sampai bersih.
Alat penggiling sehabis dipakai menggiling singkong untuk kue getuk dan mie dapat dibersihkan dengan tips berikut:
Sediakan beberapa potong roti kering.
Giling roti dengan alat penggiling itu.
Cuci dengan air sabun.Rendam alat penggiling dengan air hangat yang diberi sedikit soda kue.
Tiriskan, lalu jemur hingga kering.
Sediakan beberapa potong roti kering.
Giling roti dengan alat penggiling itu.
Cuci dengan air sabun.Rendam alat penggiling dengan air hangat yang diberi sedikit soda kue.
Tiriskan, lalu jemur hingga kering.
Lumpang batu akan
gugus saat dipergunakan pertama kali. Akibatnya, bumbu yang digerus akan
bercampur dengan pasir dari lumpang dan berbau tanah. Agar hal itu tidak terjadi,
cobalah tips berikut:
- Olesi permukaan lumpang dengan minyak kelapa. - Panggang lumpang di atas api sampai berwarna kehitaman dan berasap. Angkat dan cuci lumpang sampai bersih.
- Ulangi langkah ini hingga 3 kali.
- Olesi permukaan lumpang dengan minyak kelapa. - Panggang lumpang di atas api sampai berwarna kehitaman dan berasap. Angkat dan cuci lumpang sampai bersih.
- Ulangi langkah ini hingga 3 kali.
Selamat mencoba, Semoga bumbu yang anda giling dengan lumpang akan tetap bersih dan terjamin.
Kerak pada panci atau wajan terkadang memang sangat merepotkan, karena selain susah untuk dibersihkan kerak ini juga dapat membuat panci atau wajan menjadi tidak sedap di pandang. Kerak pada dasar atau tepi panci tenjadi karena terlalu sering dipergunakan. Untuk menghilangkan kerak ini, Anda bisa mencoba tips berikut ini :
- Masukkan 2 sdm baking soda pada panci atau wajan yang berkerak.
- Tuangkan air mendidih hingga kerak terendam.
- Diamkan selama ¼ jam.
- Lalu cuci seperti biasa.
Selamat mencoba...
- Masukkan 2 sdm baking soda pada panci atau wajan yang berkerak.
- Tuangkan air mendidih hingga kerak terendam.
- Diamkan selama ¼ jam.
- Lalu cuci seperti biasa.
Selamat mencoba...
Wajan atau penggorengan sehabis digunakan untuk menggoreng ikan tentu saja akan berbau anyir. Bahkan, dengan dicuci saja bau itu tidak mau hilang.
Dizaman yang sudah canggih sekarang ini memang sudah banyak detergen ataupun sabun yang memang dapat digunakan untuk mengatasi hal berikut. Namun bagi anda yang ingin mencoba cara lain untuk mengatasinya, Anda boleh mencoba cara berikut ini :
- Cuci wajan seperti biasa.
-Rebuslah ampas teh dalam wajan itu selama 25 menit.
Silahkan di coba, Dijamin Anyir pun akan hilang.
Dizaman yang sudah canggih sekarang ini memang sudah banyak detergen ataupun sabun yang memang dapat digunakan untuk mengatasi hal berikut. Namun bagi anda yang ingin mencoba cara lain untuk mengatasinya, Anda boleh mencoba cara berikut ini :
- Cuci wajan seperti biasa.
-Rebuslah ampas teh dalam wajan itu selama 25 menit.
Silahkan di coba, Dijamin Anyir pun akan hilang.
Menggoreng termasuk cara memasak yang paling disukai, karena memberi rasa gurih dan renyah sekaligus pada makanan. Ada tiga cara menggoreng yang lazim dikenal, yang berpengaruh pada hasil goreng yaitu:
Menumis: Mematangkan bahan makanan yang diiris kecil atau tipis dengan minyak sedikit 1 - 4 sdm minyak goreng. Wajan yang cocok dipakal untuk menumis adalah wajan datar.
• Menggoreng: Mematangkan bahan makanan dengan minyak agak banyak hingga sebagian bahan makanan terendam. Wajan yang cocok dipakai untuk menggoreng adalah wajan yang cekung.
Menggoreng celup (deep frying):
Menggoreng bahan makanan dengan minyak banyak hingga bahan makanan terendam. PerĂ¢nti yang dipakai adalah panci goreng (deep frying pan) atau panci yang dalam yang dilengkapi dengan saringan penggoreng.
• Suhu minyak yang tepat merupakan rahasia sukses menggoreng. Panaskan minyak goreng di atas api sedang. Masukkan sepotong kecil bahan makanan mentah ke dalamnya, jika bahan makanan tersebut cepat mengapung artinya minyak cukup panas untuk dipakai menggoreng. Atau masukkan sutil kayu ke dalam minyak, jika banyak buih minyak yang mengelilinginya, artinya minyak cukup panas untuk digunakan.
• Setiap jenis minyak memiliki titik didih tertentu yaitu suhu pada saat lemak dalam minyak terurai secara kimiawi. Akibatnya, timbul asap dan disertai rasa tengik serta aroma kurang sedap, jika minyak tersebut dibuat dan bahan yang kurang bermutu.
• Sebaiknya gunakan minyak goreng untuk sekali pemakaian, paling banyak dua kali pemakaian. Semakin sering minyak goreng dipanaskan ulang, lemak pada minyak semakin pecah, ini menyebabkan tingkat asam lemak tak jenuh meningkat dan mempengaruhi rasa, aroma, dan titik didih minyak.
Minyak menyerap aroma dan bahan yang dimasak di dalamnya, karenanya cermatlah dalam pemakaian minyak goreng. Minyak yang dipakai untuk menggoreng udang misalnya akan beraroma udang.
• Masukkan makanan yang akan digoreng dalam jumlah yang cukup untuk memberikan ruang gerak sehingga makanan dapat matang dengan sempurna. Hindari makanan yang saling menumpuk sewaktu menggoreng.
• Agar makanan yang akan digoreng tidak meletup, pastikan permukaan makanan tidak mengandung air.
• Biarkan makanan bersalut tepung panir selama 15 menit sebelum digoreng agar lapisan tepung panir menyerap cairan dari makanan tersebut sehingga panir melekat lebih baik. Setelah digoreng, akan diperoleh permukaan makanan yang lebih renyah.
• Untuk mendapatkan hasil goreng makanan bersalut tepung panir yang cantik, saring minyak jika mulai ada endapan tepung panir, tuangkan kembali di atas wajan, dan tunggu hingga bersuhu panas seperti semula.
• Beri tenggang waktu sekitar 3 - 5 menit sebelum melanjutkan menggoreng agar minyak kembali ke suhu panas semula.
• Pastikan panas minyak dalam panci goreng tepat. Jika terlalu panas makanan akan segera gosong, jika kurang panas, makanan akan menyerap minyak.
• Selalu tiriskan makanan dengan benar hingga minyak tidak menempel, agar kerenyahan bertahan lebih lama.
• Beli minyak goreng dalam jumlah secukupnya. Teliti kemasannya baik yang dikemas dalam botol plastik atau pun kantong plastik isi ulang. Pastikan bersegel dan tidak bocor.
• Simpan minyak di tempat yang sejuk dan terhindar dan cahaya atau panas yang berlebihan untuk menjaga kualitas minyak tetap prima.
• Sebelum minyak bekas pakai disimpan, diamkan dulu hingga dingin, saring, lalu taruh dalam wadah yang terbuat dan gelas.
• Setiap jenis minyak memiliki titik didih tertentu yaitu suhu pada saat lemak dalam minyak terurai secara kimiawi. Akibatnya, timbul asap dan disertai rasa tengik serta aroma kurang sedap, jika minyak tersebut dibuat dan bahan yang kurang bermutu.
• Sebaiknya gunakan minyak goreng untuk sekali pemakaian, paling banyak dua kali pemakaian. Semakin sering minyak goreng dipanaskan ulang, lemak pada minyak semakin pecah, ini menyebabkan tingkat asam lemak tak jenuh meningkat dan mempengaruhi rasa, aroma, dan titik didih minyak.
Minyak menyerap aroma dan bahan yang dimasak di dalamnya, karenanya cermatlah dalam pemakaian minyak goreng. Minyak yang dipakai untuk menggoreng udang misalnya akan beraroma udang.
• Masukkan makanan yang akan digoreng dalam jumlah yang cukup untuk memberikan ruang gerak sehingga makanan dapat matang dengan sempurna. Hindari makanan yang saling menumpuk sewaktu menggoreng.
• Agar makanan yang akan digoreng tidak meletup, pastikan permukaan makanan tidak mengandung air.
• Biarkan makanan bersalut tepung panir selama 15 menit sebelum digoreng agar lapisan tepung panir menyerap cairan dari makanan tersebut sehingga panir melekat lebih baik. Setelah digoreng, akan diperoleh permukaan makanan yang lebih renyah.
• Untuk mendapatkan hasil goreng makanan bersalut tepung panir yang cantik, saring minyak jika mulai ada endapan tepung panir, tuangkan kembali di atas wajan, dan tunggu hingga bersuhu panas seperti semula.
• Beri tenggang waktu sekitar 3 - 5 menit sebelum melanjutkan menggoreng agar minyak kembali ke suhu panas semula.
• Pastikan panas minyak dalam panci goreng tepat. Jika terlalu panas makanan akan segera gosong, jika kurang panas, makanan akan menyerap minyak.
• Selalu tiriskan makanan dengan benar hingga minyak tidak menempel, agar kerenyahan bertahan lebih lama.
• Beli minyak goreng dalam jumlah secukupnya. Teliti kemasannya baik yang dikemas dalam botol plastik atau pun kantong plastik isi ulang. Pastikan bersegel dan tidak bocor.
• Simpan minyak di tempat yang sejuk dan terhindar dan cahaya atau panas yang berlebihan untuk menjaga kualitas minyak tetap prima.
• Sebelum minyak bekas pakai disimpan, diamkan dulu hingga dingin, saring, lalu taruh dalam wadah yang terbuat dan gelas.






