PROSES MANAJEMEN
Oleh Rio Rizky
Proses Manajemen yaitu serangkaian keputusan dan
kegiatan kerja yang sedang terjadi yang dialami oleh para manajer sewaktu
mereka merencanakan, mengorganisasi, memimpin dan mengendalikan.
Proses manajemen mengandung pengertian yang dinamis yaitu
adanya kegiatan manajer dalam melaksanakan ( memproses ) fungsi-fungsi manajemen
yang telah ditentukan. Kalau membicarakan " proses " maka dapat
dikatakan bahwa :
Menajemen
adalah meliputi : kegiatan - kegiatan Perencanaan ( Planning ), Pengorganisasian
( Organizing ), Pengarahan (Actuating / Leading ) dan Pengendalian ( Controling
), dari sebuah organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah
ditetapkan. Jadi, seorang manajer mempunyai tugas utama, yaitu melaksanakan
fungsi manajemen dalam bentuk kegiatan – kegiatan nyata.
Kalau ditelaah pengertian diatas maka para manajer
tersebut adalah orang yang berwenang :
1.
Merencanakan untuk hal yang akan datanga
2.
Mengorganisir organisasi perusahaan termasuk
karyawannya.
3.
Mengarahkan semua kegiatan – kegiatan orang – orang
yang menjadi anggota organisasi perusahaan.
4.
Mengendalikan semua kegiatan yang menyangkut lingkup
operasi perusahaan.
Dalam hal kegiatan –
kegiatan perencanaan hingga aktivitas pengendalian terdapat tugas terpenting
dari seorang manajer selaku pimpinan perusahaan sebagai “pengembilan
keputusan”,sebab tidak ada suatu kegiatan pun yang dapat dilaksanakan tanpa
adanya perencanaan dan pengendalian.
Seorang manajer adalah orang berwenang memimpin dan
mengatur semua unsur yang terlibat dalam organisasi / perusahaan.
Adapun kegiatan didalam Proses Manajemen meliputi
Input, Proses, Output sebagai berikut :
●lnput (sumber daya)
- Man, materials, money, machine, method, information
●Proses
- Perencanaan : menilik tujuan dan cara pencapaian
- Pengorganisasian : pemenuhan tanggung jawab untuk
pencapain tujuan
- Kepemimpinan : menggunakan pengaruh untuk
memotivasi bawahan
- Pengendalian : mengawasi kegiatan dan melaksanakan
koreksi
●Output (kinerja)
- Mencapai tujuan, produk, jasa, efisiensi, efektivitas.
Kinerja
Kemampuan organisasi untuk mempertahankan tujuannya
dengan menggunakan sumber daya secara efeKif dan efisien.
EfeKivitas
→melakukan pekerjaan dengan benar
Sejauhmana organisasi mencapai tujuan yang telah
ditentukan
Efisiensi→melakukan
pekerjaan dengan benar atau sesuai standar
Jumlah sumber daya yang digunakan untuk mencapai
tujuan
Ditulis: Rio Rizky
Untuk mengelola organisasi
secara efektif dan efisien sangat berkaitan erat dengan usaha pengkoordinasian
berbagai kegiatan yang paling berbeda kemudian diarahkan kepada fokus tujuan
yang telah disepakati. Terdapat dua hal yang.harus diperhatikan agar
pengelolaan organisasi dapat berhasil. Kedua hal ini merupakan hal yang prinsip
dalam mengelola organisasi; Pertama,
prinsip pengelolaan ( prinsip manajemen ) yaitu bagaimana memimpin orang-orang,
serta Kedua, prinsip mengorganisasi
kegiatan yang menyangkut orang-orang yang dipimpin tersebut ( prinsip
organisasi ). Kedua prinsip tersebut saling memperkuat dan manpunyai dasar yang
sama dalam pengelolaan kerja kelorpok individu yurg terlibat dalam suatu
organisasi.
Untuk melaksanakan
fungsi-fungsi kepemimpinan dalam membawa organisasi mencapai tujuan diperlukan
prinsip - prinsip kepemimpinan. Banyak para ahli terdahulu yang mencoba untuk
memformulasikan bagaimana prinsip - prinsip
dasar yang harus dilakukan agar suatu organisasi dapat berjalan sesuai dengan
keinginan. Diantara prinsip-prinsip tersebut yang merupakan sumbangan abadi
hingga saat ini adalah yang diungkapkan oleh seorang Prancis bernama Hendry
Fayol. Hendry Fayol yang berangkat dari praktisi sebagai manajer sebuah perusahaan
batu bara besar.
Menurut Fayol tidak
diperlukan aturan yang kaku dalam kegiatan kerja, karena kelayakan dalam suatu
prinsip pada situasi tertentu merupakan seni (Art) dari manajemen. Prinsip - prinsip
yang dikemukakan Fayol adalah hasil dari
penglamannya selama bekerja. Pada tahun 1929, Fayol mengemukakan 14 prinsip
manajemen yang
diangkat dari pengalamannya
sendiri dimana akan menuntun para manajer dalam mengelola organisasi. Dan 14
prinsip menurut Fayol ialah sebagai berikut :
1. Pembagian Kerja ( Division of Work )
Setiap pekerjaan sebaiknya dibagi dan dibagi lagi kedalam elemen paling kecil untuk memperoleh keunggulan dari spesialisasi.
2. Keseimbangan Wewenang dan Tanggung Jawab (Authortty and Responsibihty )
Setiap pegawai tetap ( reguler employee ) sebaiknya diberi delegasi wewenang yang cukup untuk melaksanakan berbagai tanggung jawab penugasan pekerjaan.
Setiap pekerjaan sebaiknya dibagi dan dibagi lagi kedalam elemen paling kecil untuk memperoleh keunggulan dari spesialisasi.
2. Keseimbangan Wewenang dan Tanggung Jawab (Authortty and Responsibihty )
Setiap pegawai tetap ( reguler employee ) sebaiknya diberi delegasi wewenang yang cukup untuk melaksanakan berbagai tanggung jawab penugasan pekerjaan.
3. Disiplin Karyawan (Discipline)
Seharusnya mematuhi apapun perjanjian yang ada, yang dinyatakan secara jelas diantara mereka dan organisasi, manajer sebaiknya memberi sanksi yang adil atas seluruh kejadian pelanggaran disiplin.
4. Kesatuan Perintah (Unity of Command)
Karyawan sebaiknya menerima perintah dari dan bertanggung jawab hanya kepada satu atasan.
5. Kesatuan Arah (Unity of Direction)
Aktivitas-aktivitas yang memiliki tujuan sama sebaiknya dikelompokkan bersama dan beroperasi dibawah rencana yang sama.
6. Mengebawahkan Kepentingan Individu Terhadap Kepentingan umum,
Seharusnya mematuhi apapun perjanjian yang ada, yang dinyatakan secara jelas diantara mereka dan organisasi, manajer sebaiknya memberi sanksi yang adil atas seluruh kejadian pelanggaran disiplin.
4. Kesatuan Perintah (Unity of Command)
Karyawan sebaiknya menerima perintah dari dan bertanggung jawab hanya kepada satu atasan.
5. Kesatuan Arah (Unity of Direction)
Aktivitas-aktivitas yang memiliki tujuan sama sebaiknya dikelompokkan bersama dan beroperasi dibawah rencana yang sama.
6. Mengebawahkan Kepentingan Individu Terhadap Kepentingan umum,
Kepentingan organisasi Lebih Diutamakrn Diatas Kepentingan Individu ( Subordination Of Individual Interest To The Common Goal )
7. Pembayaran Gaji ( Remuneretion )
Pembayaran gaji yang adil, pembayaran seharusnya didasarkan pada pencapaian sasaran penugasan pekerjaan.
8. Sentralisasi ( Centralization )
Wewenang seharusnya didelegasikan seimbang dengan tanggung jawab.
9. Rantai Skalar ( The Hierarchy )
Sebuah rantai perintah yang tidak terputus - putus seharusnya ada melalui semua pengarahan dan aliran komrmilasi.
10. Perintah ( 0rder )
Setiap pekerjaan seharusnya didefinisikan dengan jelas sehingga pegawai tetap (reguler employee) memahami perintah tersebut dan hubungannya dengan pekerjaan lain.
11. Kesamaan Perlakuan ( Equity )
peraturam dan perjanjian yang dibuat harus diselenggarakan secara terbuka.
12. Stabilitas Personalia ( Stability of Staff )
Tingkat perputaran tenaga kerja (labor turnover) tidak menguntungkan organisasi, dan mereka seharusnya mempunyai komitmen yang lama.
13. Inisiatif ( Initiative )
Karyawan sebaiknya didorong untuk berani membuat keputusan didalam batas – batas wewenang yang dideligasikan kepadanya, walaupun beberapa esalahan mungkin akan terjadi.
14. Semangat Korp ( Esprit de corps )
Karyawan sebaiknya didorong untuk mendefinisikan kepentingannya dengan kepentingan organisasi dan dengan demikian mencapai kesatuan kekuatan yang tercermin dari “persatuan adalah kekuatan organisasi”.
7. Pembayaran Gaji ( Remuneretion )
Pembayaran gaji yang adil, pembayaran seharusnya didasarkan pada pencapaian sasaran penugasan pekerjaan.
8. Sentralisasi ( Centralization )
Wewenang seharusnya didelegasikan seimbang dengan tanggung jawab.
9. Rantai Skalar ( The Hierarchy )
Sebuah rantai perintah yang tidak terputus - putus seharusnya ada melalui semua pengarahan dan aliran komrmilasi.
10. Perintah ( 0rder )
Setiap pekerjaan seharusnya didefinisikan dengan jelas sehingga pegawai tetap (reguler employee) memahami perintah tersebut dan hubungannya dengan pekerjaan lain.
11. Kesamaan Perlakuan ( Equity )
peraturam dan perjanjian yang dibuat harus diselenggarakan secara terbuka.
12. Stabilitas Personalia ( Stability of Staff )
Tingkat perputaran tenaga kerja (labor turnover) tidak menguntungkan organisasi, dan mereka seharusnya mempunyai komitmen yang lama.
13. Inisiatif ( Initiative )
Karyawan sebaiknya didorong untuk berani membuat keputusan didalam batas – batas wewenang yang dideligasikan kepadanya, walaupun beberapa esalahan mungkin akan terjadi.
14. Semangat Korp ( Esprit de corps )
Karyawan sebaiknya didorong untuk mendefinisikan kepentingannya dengan kepentingan organisasi dan dengan demikian mencapai kesatuan kekuatan yang tercermin dari “persatuan adalah kekuatan organisasi”.
Ditulis Oleh: Rio Rizky
Definisi Manajemen Menurut Para Ahli Manajemen :
a. George Terry
Manajemen merupakan suatu proses yang terdiri dari kegiatan – kegiatan perencanaan, pengelompokan, pengorganisasiian, menggerakan, dan tindakan pengawasan yang dilaksanakan untuk mendeternimasi dan mencapai sasaran – sasaran yang ditetapkan sebelumnya dengan jalan memanfaatkan unsur manusia dan sumber daya lainnya.
b. Masshi dan Duoglass
Manajemen merupakan proses dengan apa suatu kelompok kooperatif (hubungan interaksi) mengarahkan tindakan kelompok lain menuju sasaran bersama yaitu mencari keuntungan.
c. Kreitner
Manajemen merupakan proses bekerja sama dengan melalui pihak lain, agar dapat mencapai sasaran keorganisasian secara efektif dengan memanfaatkan sumber daya langka dalam suatu lingkungan yang berubah.
d. Sisa
Manajemen merupakan koordinasi semua sumber daya, proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan, dalam rangka upaya mecapai sasaran – sasaran yang telah ditetapkan.
e. Contz dan O’ Downiel
Manajemen merupakan tindakan mengupayakan didalam kelompok pengorganisasian formal.
f. James A.F Stoner
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan (leading) dan pengendalian usaha – usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar dapat mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
g. Mary Parker Follet
Manajemen adalah suatu seni untuk mencapai tujuan yang dilakukan melalui orang lain. ( Management is the art of getting things done throught other people ).
h. Herbert G. Hick
Manaiemen adalah suata proses untuk mencapai tujuan yang dilakukan melalui atau dengan orang lain. (Management is the process of getting things done through or with other peoples ).
Manajemen
└>Merupakan Pencapaian tujuan organisasi dengan cara yang efektif melalui planning, organizing, leading (actuating), dan controlling sumber daya organisasi.
Dari beberapa definisi diatas, bahwa “proses” merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari pengertian manajeman. Proses merupakan cara yang sistematis dan dinamis untuk melakukan pekerjaan yang meliputi tanggung jawab :
o Merencanakan kegiatan dengan lebih dulu menetapkan output dari setiap kuantitas
dan kualitas dari kegiatan.
o Pengorganisasian kerja yaitu menetapkan cara yang tepat untuk melaksanakan setiap pekerjaan.
o Adanya kepemimpinan serta kemampuan mempengaruhi orang lain untuk menghasilkan perilaku kerja yang diperlukan dengan tujuan mencapai hasil yang telah ditetapkan.
o Mengendalikan kegiatan pekerjaaan dengan cara, pemilihan dan pelatihan individu yang menenuhi spesifikasi kerja, mengawasi pekerjaan nyata serta memelihara kuantitas dan kualitas output yang dihasilkan.
Jadi dalam suatu kegiatan kerja, manajemen mempunyai lingkup yang luas dan dapat didefinisikan secara universal, namun secara khusus manajemen tersebut dalam pandangan ahli manapun mempunyai arti dan tujuan yang sama yaitu bagimana bekerja dan memimpin orang – orang untuk mencapai tujuan.
Untuk bekerja dengan benar dan memimpin orang-orang dengan baik ( berhasil ), hakikatnya ditunjukkan deagan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan : Perencanaan, langkah - langkah yang akan ditempuh dalam mencapai tujuan yang ditetapkan, Pengorganisasian, sumber-sumber optimal yang akan dipergunakan sebagai alat dalam mencapai tujuan, Menyusun orang-orang sesuai dengan tingkat pekerjan yang diinginkan, Memimpin dan Mengarahkan orang -orang dalam bekerja menurut kaidah dan ketentuan yang ditentukan dalam bentuk yang paling menguntungkan serta mengadakan kegiatan, Pengendalian, untuk memastitan apakah hasil yang didapat sesuai dengan yang direncanakan.
Berdasarkan Definisi Tentang Manajemen Dapat Diambil Tiga Karakteristik
Persamaan, yaitu :
1. Manajemen merupakan proses aktivitas yang dilanjutkan dan berkaitan satu
sama lain.
2. Manajemen mencakup upaya dan pemusatan perhatian terhadap tindakan untuk mencapai tujuan – tujuan keorganisasian.
3. Tujuan – tujuan tersebut diraih dengan jalan bekerja sama dan melalui orang – orang dan sumber – sumber daya keorganisasian lainnya.
Sumber – sumber Daya yang dimanfaatkan Manajemen dalam Tiga Kategori :
1. Sumber daya manusia
2. Sumber daya fiskal
3. Sumber daya financial
Definisi Manajemen Menurut Para Ahli Manajemen :
a. George Terry
Manajemen merupakan suatu proses yang terdiri dari kegiatan – kegiatan perencanaan, pengelompokan, pengorganisasiian, menggerakan, dan tindakan pengawasan yang dilaksanakan untuk mendeternimasi dan mencapai sasaran – sasaran yang ditetapkan sebelumnya dengan jalan memanfaatkan unsur manusia dan sumber daya lainnya.
b. Masshi dan Duoglass
Manajemen merupakan proses dengan apa suatu kelompok kooperatif (hubungan interaksi) mengarahkan tindakan kelompok lain menuju sasaran bersama yaitu mencari keuntungan.
c. Kreitner
Manajemen merupakan proses bekerja sama dengan melalui pihak lain, agar dapat mencapai sasaran keorganisasian secara efektif dengan memanfaatkan sumber daya langka dalam suatu lingkungan yang berubah.
d. Sisa
Manajemen merupakan koordinasi semua sumber daya, proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan, dalam rangka upaya mecapai sasaran – sasaran yang telah ditetapkan.
e. Contz dan O’ Downiel
Manajemen merupakan tindakan mengupayakan didalam kelompok pengorganisasian formal.
f. James A.F Stoner
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan (leading) dan pengendalian usaha – usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar dapat mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
g. Mary Parker Follet
Manajemen adalah suatu seni untuk mencapai tujuan yang dilakukan melalui orang lain. ( Management is the art of getting things done throught other people ).
h. Herbert G. Hick
Manaiemen adalah suata proses untuk mencapai tujuan yang dilakukan melalui atau dengan orang lain. (Management is the process of getting things done through or with other peoples ).
Manajemen
└>Merupakan Pencapaian tujuan organisasi dengan cara yang efektif melalui planning, organizing, leading (actuating), dan controlling sumber daya organisasi.
Dari beberapa definisi diatas, bahwa “proses” merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari pengertian manajeman. Proses merupakan cara yang sistematis dan dinamis untuk melakukan pekerjaan yang meliputi tanggung jawab :
o Merencanakan kegiatan dengan lebih dulu menetapkan output dari setiap kuantitas
dan kualitas dari kegiatan.
o Pengorganisasian kerja yaitu menetapkan cara yang tepat untuk melaksanakan setiap pekerjaan.
o Adanya kepemimpinan serta kemampuan mempengaruhi orang lain untuk menghasilkan perilaku kerja yang diperlukan dengan tujuan mencapai hasil yang telah ditetapkan.
o Mengendalikan kegiatan pekerjaaan dengan cara, pemilihan dan pelatihan individu yang menenuhi spesifikasi kerja, mengawasi pekerjaan nyata serta memelihara kuantitas dan kualitas output yang dihasilkan.
Jadi dalam suatu kegiatan kerja, manajemen mempunyai lingkup yang luas dan dapat didefinisikan secara universal, namun secara khusus manajemen tersebut dalam pandangan ahli manapun mempunyai arti dan tujuan yang sama yaitu bagimana bekerja dan memimpin orang – orang untuk mencapai tujuan.
Untuk bekerja dengan benar dan memimpin orang-orang dengan baik ( berhasil ), hakikatnya ditunjukkan deagan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan : Perencanaan, langkah - langkah yang akan ditempuh dalam mencapai tujuan yang ditetapkan, Pengorganisasian, sumber-sumber optimal yang akan dipergunakan sebagai alat dalam mencapai tujuan, Menyusun orang-orang sesuai dengan tingkat pekerjan yang diinginkan, Memimpin dan Mengarahkan orang -orang dalam bekerja menurut kaidah dan ketentuan yang ditentukan dalam bentuk yang paling menguntungkan serta mengadakan kegiatan, Pengendalian, untuk memastitan apakah hasil yang didapat sesuai dengan yang direncanakan.
Berdasarkan Definisi Tentang Manajemen Dapat Diambil Tiga Karakteristik
Persamaan, yaitu :
1. Manajemen merupakan proses aktivitas yang dilanjutkan dan berkaitan satu
sama lain.
2. Manajemen mencakup upaya dan pemusatan perhatian terhadap tindakan untuk mencapai tujuan – tujuan keorganisasian.
3. Tujuan – tujuan tersebut diraih dengan jalan bekerja sama dan melalui orang – orang dan sumber – sumber daya keorganisasian lainnya.
Sumber – sumber Daya yang dimanfaatkan Manajemen dalam Tiga Kategori :
1. Sumber daya manusia
2. Sumber daya fiskal
3. Sumber daya financial